hitung harga jual logo
Home
Cara Hitung HPP Produk Handmade: Panduan Lengkap untuk UMKM Online
12 April 2026
by Admin

Cara Hitung HPP Produk Handmade: Panduan Lengkap untuk UMKM Online

Pelajari cara hitung HPP produk handmade dengan akurat untuk menentukan harga jual yang menguntungkan di Shopee dan Tokopedia.

Diterbitkan: 12 April 2026 | Kategori: Panduan Harga Jual | Estimasi Baca: 8 menit

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan penjual handmade adalah menetapkan harga jual tanpa menghitung Harga Pokok Produksi (HPP) dengan tepat. Akibatnya, meskipun penjualannya banyak, malah rugi. Inilah mengapa Anda perlu memahami cara hitung HPP produk handmade dengan detail dan akurat sebelum membuka toko online.

Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah tentang cara hitung HPP produk handmade, dilengkapi dengan contoh perhitungan nyata dalam Rupiah dan simulasi untuk berbagai jenis produk handmade populer di Shopee dan Tokopedia.

Apa Itu HPP dan Mengapa Penting untuk Produk Handmade?

HPP (Harga Pokok Produksi) adalah total biaya yang Anda keluarkan untuk menghasilkan satu unit produk. Biaya ini mencakup semua pengeluaran langsung maupun tidak langsung yang terlibat dalam proses pembuatan produk.

Untuk penjual handmade, memahami HPP sangat penting karena:

  • Menentukan margin keuntungan yang realistis
  • Menjaga bisnis tetap menguntungkan setelah potongan komisi platform (20% di Shopee dan Tokopedia)
  • Membuat keputusan bisnis yang lebih baik (produk mana yang paling menguntungkan)
  • Merencanakan target penjualan dengan lebih akurat
  • Menghindari underpricing yang merugikan bisnis
⚠️ Peringatan Penting: Banyak penjual handmade hanya menghitung bahan baku saat menghitung HPP, padahal ada biaya lain yang sering terlupakan seperti kemasan, listrik, internet, dan waktu kerja. Ini membuat mereka tidak mengalami profit sebenarnya.

Komponen-Komponen Biaya yang Termasuk dalam HPP Produk Handmade

Untuk melakukan cara hitung HPP produk handmade dengan benar, Anda perlu mengidentifikasi semua komponen biaya. Berikut adalah komponen-komponen yang harus diperhitungkan:

1. Biaya Bahan Baku Langsung

Ini adalah bahan-bahan utama yang menjadi komponen produk Anda. Contohnya:

  • Kain untuk produk fashion handmade
  • Benang, kancing, dan aksesoris
  • Kayu untuk kerajinan tangan
  • Pigmen atau pewarna untuk produk tekstil

2. Biaya Kemasan dan Packaging

Biaya kemasan adalah bagian penting yang sering dilupakan. Termasuk:

  • Kotak atau tas kemasan
  • Busa atau pelindung produk
  • Stiker label dan branding
  • Isolasi/lakban
  • Tissue atau bahan cushion

3. Biaya Pengiriman Bahan

Biaya untuk mendapatkan bahan baku ke tangan Anda, seperti ongkos kirim dari supplier atau pabrik.

4. Biaya Tenaga Kerja

Termasuk gaji pekerja atau nilai waktu Anda sendiri jika Anda yang membuat produk. Hitung berdasarkan waktu produksi per unit.

5. Biaya Overhead/Operasional

Biaya-biaya yang mendukung produksi tetapi tidak langsung terikat pada satu produk:

  • Biaya listrik untuk mesin atau peralatan produksi
  • Biaya internet untuk komunikasi dan admin
  • Penyusutan peralatan
  • Sewa ruang produksi
  • Asuransi

6. Biaya Administrasi Produk

Termasuk desain produk, fotografi produk, atau konsultasi dengan desainer untuk satu batch produksi.

Rumus Cara Hitung HPP Produk Handmade

Berikut adalah rumus dasar untuk menghitung HPP dengan akurat:

HPP per Unit = (Total Biaya Bahan + Biaya Kemasan + Biaya Pengiriman Bahan + Biaya Tenaga Kerja + (Biaya Overhead ÷ Total Produksi)) ÷ Jumlah Unit Produksi

Mari kita uraikan lebih detail dengan contoh nyata:

Komponen Biaya Rumus/Penjelasan
Total Biaya Bahan Langsung Jumlah semua bahan baku per unit
Biaya Kemasan per Unit Total biaya kemasan ÷ Jumlah unit
Biaya Pengiriman Bahan Total ongkos ÷ Jumlah unit yang dibuat
Biaya Tenaga Kerja per Unit (Waktu kerja × Tarif/jam) ÷ Jumlah unit
Biaya Overhead per Unit Total overhead bulanan ÷ Total unit bulanan
TOTAL HPP per Unit Penjumlahan semua komponen di atas

Simulasi Perhitungan: Cara Hitung HPP Produk Handmade Tote Bag

Mari kita praktikkan cara hitung HPP produk handmade dengan contoh nyata. Kita akan menghitung HPP untuk tote bag canvas yang sedang populer di Shopee dan Tokopedia.

Data Produksi Tote Bag:

Target Produksi Bulan Ini: 100 unit tote bag

Item Biaya Rincian Total (Rp) Per Unit (Rp)
A. BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG
Canvas/Kain Rp 15.000/meter × 0,8m 1.500.000 15.000
Benang Rp 500/unit 50.000 500
Label/Tag Rp 2.000/unit 200.000 2.000
Subtotal Bahan Baku 1.750.000 17.500
B. BIAYA KEMASAN & PACKAGING
Kotak Kemasan Rp 3.000/unit 300.000 3.000
Tissue/Wrapping Rp 1.000/unit 100.000 1.000
Stiker Label Harga Rp 500/unit 50.000 500
Subtotal Kemasan 450.000 4.500
C. BIAYA PENGIRIMAN BAHAN
Ongkos Kirim Canvas Dari supplier ke rumah 150.000 1.500
Subtotal Pengiriman 150.000 1.500
D. BIAYA TENAGA KERJA
Waktu Produksi 1,5 jam/unit × Rp 30.000/jam 4.500.000 45.000
Subtotal Tenaga Kerja 4.500.000 45.000
E. BIAYA OVERHEAD (BULANAN)
Listrik Untuk mesin jahit, pencahayaan 300.000 3.000
Internet/Admin Untuk komunikasi, upload foto produk 150.000 1.500
Penyusutan Mesin Jahit Rp 3.000.000 ÷ 50 bulan 60.000 600
Subtotal Overhead 510.000 5.100
TOTAL HPP PER UNIT Rp 7.360.000 Rp 73.600

Kesimpulan dari simulasi: HPP untuk satu unit tote bag adalah Rp 73.600. Ini adalah biaya minimum yang harus Anda keluarkan untuk membuat satu produk.

💡 Tip Penting: Jika Anda menjual tote bag ini di Shopee atau Tokopedia dengan harga Rp 150.000, maka setelah komisi 20%, Anda hanya menerima Rp 120.000. Dari situ, dikurangi HPP Rp 73.600, keuntungan bersih Anda hanya Rp 46.400 per penjualan. Ini adalah kalkulasi yang lebih realistis.

Simulasi Kedua: Cara Hitung HPP Produk Handmade Gelang Beads

Sekarang mari kita lihat contoh produk handmade lainnya yang lebih sederhana. Kali ini kita hitung HPP gelang beads custom yang juga populer di Tokopedia dan Shopee.

Data Produksi Gelang Beads:

Target Produksi Bulan Ini: 250 unit gelang beads

Item Biaya Rincian Total (Rp) Per Unit (Rp)
A. BIAYA BAHAN BAKU LANGSUNG
Beads (manik-manik) Rp 500/butir × 20 butir 2.500.000 10.000
Benang Elastis Rp 50/cm × 25cm 312.500 1.250
Spacer/Aksesoris Rp 1.500/unit 375.000 1.500
Subtotal Bahan Baku 3.187.500 12.750
B. BIAYA KEMASAN & PACKAGING
Kotak Kecil Rp 2.000/unit 500.000 2.000
Tissue/Wrapping Tipis Rp 300/unit 75.000 300
Subtotal Kemasan 575.000 2.300
C. BIAYA PENGIRIMAN BAHAN
Ongkos Kirim Beads Dari supplier 75.000 300
Subtotal Pengiriman 75.000 300
D. BIAYA TENAGA KERJA
Waktu Produksi 20 menit/unit × Rp 20.000/jam 1.666.667 6.667
Subtotal Tenaga Kerja 1.666.667 6.667
E. BIAYA OVERHEAD (BULANAN)
Listrik/AC Ringan Ruang kerja sederhana 150.000 600
Internet/Admin Fotografi dan komunikasi 100.000 400
Subtotal Overhead 250.000 1.000
TOTAL HPP PER UNIT Rp 5.754.167 Rp 23.017

Kesimpulan dari simulasi kedua: HPP untuk satu unit gelang beads adalah Rp 23.017. Jika Anda menjual dengan harga Rp 45.000 di marketplace, setelah komisi 20% Anda terima Rp 36.000, dengan keuntungan bersih sekitar Rp 12.983 per unit.

Langkah-Langkah Praktis Cara Hitung HPP Produk Handmade Anda

Sekarang Anda sudah melihat contohnya. Berikut adalah langkah-langkah praktis untuk menerapkan cara hitung HPP produk handmade pada bisnis Anda sendiri:

Langkah 1: Kumpulkan Semua Bukti Pengeluaran

Selama 2-4 minggu, catat setiap rupiah yang Anda keluarkan untuk membuat produk. Simpan kwitansi, invoice, atau bukti transfer dari supplier.

Langkah 2: Kategorikan Pengeluaran

Pisahkan pengeluaran berdasarkan komponen yang sudah kami sebutkan (bahan baku, kemasan, pengiriman bahan, tenaga kerja, dan overhead).

Langkah 3: Hitung Total Produksi Periode Tertentu

Tentukan berapa unit yang Anda hasilkan dalam periode yang sama dengan pengeluaran yang Anda catat.

Langkah 4: Bagi Total Biaya dengan Total Unit

Ini akan memberikan Anda HPP per unit yang akurat untuk produk Anda.

Langkah 5: Validasi dengan Produksi Berikutnya

Lakukan perhitungan yang sama untuk periode produksi berikutnya. Jika angkanya berbeda signifikan, cari tahu penyebabnya.

📊 Kelola Harga Jual Anda dengan Lebih Mudah →
Alih-alih menghitung manual HPP dan harga jual di Excel, gunakan kalkulator harga jual kami yang dirancang khusus untuk penjual handmade di Shopee dan Tokopedia.

Coba Kalkulator Gratis Sekarang

Kesalahan-Kesalahan Umum dalam Menghitung HPP Produk Handmade

❌ Kesalahan 1: Hanya Menghitung Bahan Baku Utama

Banyak penjual handmade yang mengabaikan biaya kemasan, pengiriman bahan, atau overhead. Padahal ini bisa menyumbang 20-30% dari total HPP.

❌ Kesalahan 2: Tidak Menghitung Biaya Tenaga Kerja Sendiri

Jika Anda pemilik yang juga bekerja membuat produk, waktu Anda punya nilai. Jangan abaikan ini dalam perhitungan HPP.

❌ Kesalahan 3: Menggunakan Harga Bahan Saat Membeli Retail

Jika Anda membeli bahan satuan, harganya akan lebih mahal daripada membeli dalam bulk. Pastikan Anda menghitung harga bahan yang sebenarnya Anda keluarkan.

❌ Kesalahan 4: Lupa Akun Kegagalan Produksi

Beberapa produk mungkin gagal atau cacat. Hitung juga biaya produk-produk yang tidak terjual ini ke dalam HPP unit yang berhasil.

❌ Kesalahan 5: Tidak Update HPP Secara Berkala

Harga bahan baku naik, tarif buruh berubah, dan overhead bertambah. Update perhitungan HPP Anda setiap 3 bulan untuk memastikan keakuratan.

Bagaimana Cara Menentukan Harga Jual Berdasarkan HPP?

Setelah mengetahui HPP, langkah berikutnya adalah menentukan harga jual yang menguntungkan. Berikut adalah formula umum yang digunakan:

Harga Jual Minimum = HPP ÷ (1 - Komisi Platform - Target Margin)

Contoh untuk produk handmade:
Jika HPP = Rp 73.600, Komisi Platform = 20%, dan Target Margin = 40%, maka:
Harga Jual Minimum = Rp 73.600 ÷ (1 - 0,20 - 0,40) = Rp 73.600 ÷ 0,40 = Rp 184.000

Target margin 40% adalah ukuran yang wajar untuk bisnis handmade. Beberapa penjual bahkan menginginkan margin lebih tinggi (50-60%) tergantung pada positioning produk mereka di market.

Tips Menekan HPP Produk Handmade Tanpa Mengurangi Kualitas

Setelah memahami cara hitung HPP produk handmade, Anda mungkin ingin menurunkan HPP untuk meningkatkan margin. Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

1. Beli Bahan dalam Jumlah Besar (Bulk)

Biasanya supplier memberikan harga lebih murah untuk pembelian dalam jumlah banyak. Misalnya, harga canvas bisa turun dari Rp 15.000 menjadi Rp 12.000 per meter jika Anda beli 50 meter.

2. Bandingkan Harga Supplier

Jangan hanya bertransaksi dengan satu supplier. Cari minimal 3 supplier berbeda dan bandingkan harga sebelum memutuskan untuk membeli dalam jumlah besar.

3. Optimalkan Waktu Produksi

Latih skill Anda atau tonton tutorial untuk membuat produk lebih cepat. Semakin cepat proses produksi, semakin rendah biaya tenaga kerja per unit.

4. Pilih Kemasan yang Efisien

Anda tidak perlu kemasan premium untuk semua produk. Pilih kemasan yang sederhana namun tetap menarik dan melindungi produk dengan baik.

5. Manfaatkan Limbah Produksi

Sisa-sisa bahan dari produksi besar bisa digunakan untuk produk lain atau dijual terpisah, sehingga mengurangi waste.

6. Produksi Dalam Batch Besar

Biaya overhead akan terbagi ke lebih banyak unit jika Anda produksi dalam jumlah besar. Misalnya, produksi 500 unit per bulan akan memberikan HPP lebih rendah daripada produksi 50 unit per bulan.

Tools dan Metode Untuk Tracking HPP

Untuk memudahkan perhitungan dan tracking HPP secara konsisten, Anda bisa menggunakan beberapa metode:

1. Spreadsheet Excel atau Google Sheets

Buat template sederhana dengan semua komponen biaya dan otomasi perhitungannya. Ini cara paling fleksibel dan gratis.

2. Software Akuntansi Sederhana

Ada beberapa aplikasi seperti Jurnal, Koinwork, atau Busway yang bisa membantu tracking penge

⚠️ Persentase komisi platform dapat berubah sewaktu-waktu. Gunakan kalkulator harga jual kami untuk perhitungan terkini.